Anggota Dewan Pati Mengaku Prihatin Dengan Tingginya Angka Kematian Ibu Hamil Lima Tahun Terakhir

Pati – matasakti.id – Dengan tingginya angka kematian ibu hamil dalam lima tahun terakhir, Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengaku prihatin.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari Fraksi Golongan Karya (Golkar). Menurutnya, kasus tersebut tidak bisa diselesaikan oleh ibu hamil saja.

“Pastinya prihatin maka itu tidak bisa hanya diselesaikan di ibunya yang hamil,” kata Endah saat ditemui awak media.

Menurutnya lagi, untuk meminimalisir kasus angka kematian ibu hamil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati harus memberikan edukasi kepada perempuan pra nikah.

“Seharusnya bahkan anak-anak pra nikah ini harus mendapatkan pelajaran pendidikan edukasi terkait ini,” jelasnya.

“Sehingga nanti pada saat ini dia sudah siap menikah itu bisa diterapkan sehingga pola hidup ketika menjadi seorang ibu kemudian hamil menjaga kehamilan kemudian merawat anak sampai usia lima tahun,” imbuhnya.

Lebih lanjut dengan tingginya angka kematian ibu hamil ini, Endah berharap program yang diluncurkan Pemkab Pati dapat terealisasi dengan baik. Sehingga berdampak terhadap Ibu hamil di Kabupaten Pati.

“Angka kematian ibu dan bayi ini juga masih tinggi. Sehingga program-program ada Tempayang Bu Harti semoga itu bisa teraplikasi dengan baik sehingga nama program dan hasil layanannya signifikan,” ujarnya.

(Sat)