Pati – matasakti.id – Diera globalisasi pelaku usaha harus mau belajar dan beradaptasi dengan teknologi. Cara tersebut dapat dengan mengikuti pelatihan digital marketing yang diadakan oleh pemerintah atau swasta.
Dengan pemasaran digital membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan omzet, memperluas jangkauan pasar hingga ke luar negeri, dan menekan biaya operasional dibandingkan cara konvensional.
Pasalnya, promosi melalui media sosial dan internet jauh lebih murah daripada iklan cetak atau televisi. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Yeti Kristianti.
Ia mengatakan, untuk benar-benar “naik kelas” UMKM Pati perlu mengambil langkah strategis yang terukur. Kemudian, membangun kemitraan dengan perusahaan besar dan e-commerce untuk memperluas jaringan distribusi.
Selanjutnya memanfaatkan data dan analitik untuk memahami perilaku konsumen dan mengoptimalkan strategi penjualan. “Degan cara membuat akun khusus bisnis di Instagram, TikTok, atau Facebook untuk mengenalkan produk,” imbuhnya.
Selain itu, pemerintah juga perlu memfasilitasi akses permodalan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau kemitraan dengan perbankan. Dengan dukungan finansial, UMKM dapat berinvestasi dalam peralatan, bahan baku, dan teknologi digital yang diperlukan.
(Sat)












