Pati – matasakti.id – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring memasuki musim kemarau. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang terjadi di sejumlah rumah dan bangunan di wilayah Pati.
Data Satpol PP Kabupaten Pati mencatat peristiwa kebakaran hingga Juli 2026 mencapai 73 kasus. Lonjakan peristiwa terjadi pada musim kemarau.
Dari jumlah peristiwa kebakaran pada 2026, Kecamatan Pati tercatat terbanyak dengan 17 kasus. Kemudian Kecamatan Kayen 9 kasus dan Kecamatan Winong 7 kasus. Terbaru, empat kios Pasar Kayen terbakar pada 7 September 2026.
Merespons banyaknya peristiwa kebakaran, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
“Musim kemarau seperti sekarang ini harus kita waspadai bersama. Tim Damkar harus selalu siap, baik personel maupun armadanya, sehingga ketika terjadi kebakaran bisa segera ditangani,” ujarnya saat di temui awak media.
Ali mengatakan masyarakat untuk mengantisipasi aktivitas pemicu kebakaran, seperti pembakaran sampah dan lahan hingga tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Yang paling penting adalah kewaspadaan dan pencegahan. Jangan sampai karena kelalaian kecil kemudian menyebabkan kebakaran besar yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, musim kemarau identik dengan meningkatnya risiko kebakaran, baik di lahan, hutan, maupun pekarangan warga. Kondisi cuaca yang panas dan kering menyebabkan api mudah menyebar dan sulit dikendalikan.
“Kemarau itu selalu ancamannya adalah kebakaran lahan, kebakaran hutan, dan lahan pekarangan. Oleh karena itu, kita wanti-wanti agar kejadian ini tidak meluas ke tempat lain,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong dalam memberikan dukungan bagi para korban kebakaran. Ia berharap kewaspadaan bersama dapat meminimalkan risiko dan dampak kebakaran selama musim kemarau.
(Sat)












